Akupunktur Bersama Master Aurapunktur M Ferry Wong


Hermanto. Sudah hampir tujuh bulan saya tidak mengirim artikel ke blog kesayangan kita ini. Saya juga ingin meneruskan beberapa tulisan yang sempat tertunda. Ada beberapa tutorial pemrograman yang belum sempat saya lanjutkan. Saya baru saja pindah di kantor yang baru, Sejak di tempat yang baru walaupun waktu saya tetap banyak di depan komputer tetapi karena kegiatan saya sendiri adalah sebagai dokter di pengobatan tradisional tentu saya harus lebih fokus dengan sesuatu yang saya anggap baru saya tekuni ini. Saya membaca, mempelajari hal-hal yang berhubungan dengan pengobatan tradisional baik itu akupunktur, akupresur, bekam dan herbal. Ditambah lagi kegiatan kantor yang sering membawa saya dinas luar ke beberapa kabupaten dan propinsi sehingga menghilangkan kebiasaan saya bergadang malam untuk sekedar menulis beberapa baris program. Tapi pengalaman baru saya ini sangat menarik hati saya.

Ceritanya berlanjut ketika atasan saya mengharuskan saya untuk mengikuti kursus akupunktur dasar. Alasannya akupunktur adalah ilmu dasar sebelum mempelajari ilmu pengobatan tradisional yang lain (maksudnya; akupresur, bekam, herbal dan sebagainya). Sebenarnya, saya sebagai seorang dokter bisa mengikuti akupunktur medis yang biasanya diadakan oleh RSCM yang tenaga pengajarnya adalah dokter-dokter spesialis akupunktur. Tapi beliau menyarankan sebelum saya ikut akupunktur medis sebaiknya saya mengikuti pengenalan dasar akupunktur dengan mengikuti akupunktur dasar/battra. Atas masukan itu akhirnya saya memutuskan untuk mengikuti kursus akupunktur dasar di Jakarta.

Karena ini harus menggunakan biaya sendiri dan biayanya cukup besar (untuk ukuran kantong saya :)) tentu saya harus cermat mencari tempat saya belajar. Setelah menghubungi beberapa teman akhirnya saya memutuskan untuk belajar di Griya Mumtaz dan trainernya M Ferry Wong yang ternyata setelah saya tahu sekarang beliau adalah guru yang luar biasa, yang sangat inovatif dengan beberapa pengembangan akupunktur yang beliau buat seperti aurapunktur, smartpunktur, hipnopunktur, dan sebagainya. Selain membuat inovasi/pengembangan akupunktur (saya sangat suka orang yang inovatif seperti saya, yang berani menantang keadaan mengembangan software multimedia kedokteran pertama berbahasa Indonesia smartdoctor, yang alhamdulillah sudah banyak mahasiwa kedokteran dan dokter merasakan manfaatnya....jadi promosi nih :) ) beliau juga penulis produktif. Beberapa buku beliau yang sudah bisa kita dapatkan di toko buku seperti; 9 Terapi Pengobatan Terdahsyat, Pijat Untuk Mencerdaskan Otak dan Meningkatkan Daya Ingat, Panduan Lengkap Pijat, Smartpunktur, Acu Yoga, Hipnopunktur dan sebagainya.

Ilmu akupunktur yang seharusnya baru dapat dipahami dalam puluhan kali pertemuan tetapi dengan cara penyampaian beliau yang tepat saya bisa mendapatkan dalam hanya tiga hari (trainernya yang hebat atau saya nya yang smart ya, dua-duanya kali :)). Tapi tentu ada faktor pendukung yang membuat saya bisa memahami lebih cepat, karena saya sendiri sudah sering melihat dan membaca tentang akupunktur dikarenakan pekerjaan saya. (Jadi, teman-teman yang benar-benar baru belajar akupunktur harus sabar untuk dapat mempraktekkannya).

Ada sesi yang menarik ketika beliau menjelaskan dan mempraktekkan akupunktur pada titik-titik wajah yang beliau namakan aurapunktur. Menarik karena nantinya bisa saya praktekkan walaupun menurut beliau perlu dilakukan terus-menerus dalam waktu yang cukup lama untuk mendapatkan hasil yang maksimal.

Karena pendeknya waktu dan saya tidak mau kehilangan kesempatan untuk menggali ilmu sebanyak-banyaknya dari sang master maka di meja makanpun saya tetap menggali ilmu dari beliau. Alhasil saya mendapat ilmu hipnopunktur yang langsung saya praktekan dan hasilnya luar bisa. Benar-benar bonus yang sangat bermanfaat dan nanti bisa saya terapkan kepada pasien yang datang ke praktek saya (Terima kasih Mr. Ferry Wong).

Karena waktu kantor sudah selesai, saya siap-siap mau pulang. Semoga tulisan ini bermanfaat. Sampai bertemu dengan postingan saya berikutnya,

Tags: akupunktur, akupresur, aurapunktur, smartpunktur, hipnopunktur, hipnoterapi.

PengPengobatan Terdashyat

4 Responses to "Akupunktur Bersama Master Aurapunktur M Ferry Wong"

  1. oh, jadi critanya sekarang pindah di kantor baru ya mas. pantes lama ga pernah update lagi hehe
    sukses selalu deh buat mas Hermanto

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya, sekarang ngantor di tempat baru, tks ya
      Sukses juga buat Irfan.
      Keep on blogging....

      Hapus
  2. wah jend...aq nak berobat dulu ye

    BalasHapus